Cuka destilasi berasa tajam dan bersih, digunakan untuk acar, membersihkan, dan menambah keasaman murni pada masakan.
Substitutes
Cuka anggur putih — 1:1. Rasa sedikit lebih kompleks dari fermentasi anggur putih, namun keasaman bersih sama. Cocok untuk hampir semua penggunaan kuliner — saus salad, acar, saus, dan kue. Karakter anggur halus bisa meningkatkan rasa vinaigrette.
Air lemon — 1:1. Menambah rasa sitrus dengan keasaman. Kurang tajam dari cuka putih.
Cuka apel — 1:1. Fruity, lebih lembut. Sedikit rasa apel. Pengganti serbaguna yang baik.
Cuka malt — 1:1. Rasa malt dan barley yang kuat, terbaik untuk fish and chips Inggris, acar, atau hidangan di mana rasa asam bersahaja disukai. Terlalu khas untuk resep asam netral seperti kue. Mengandung gluten.
Cuka beras — 1:1 (berdasarkan volume, catatan: cuka beras lebih lembut). Cuka beras lebih lembut dan kurang asam dibanding cuka putih suling, biasanya 4-5% asam asetat versus 5-7% cuka putih. Keasaman lebih rendah ini membuat cuka beras lebih halus dalam pengasinan dan saus [McGee]. Cuka putih diproduksi dengan memfermentasi alkohol suling, menghasilkan rasa asam tajam dan bersih. Cuka beras memiliki kemanisan halus dari fermentasi beras. Untuk pengasinan yang membutuhkan keasaman kuat, pertukaran ini mungkin menghasilkan pengawetan lebih ringan [USDA]. Sesuaikan jumlah jika rasa lebih tajam diperlukan.