Kacang pohon kaya rasa, sedikit pahit. Populer untuk kue, salad, pesto, dan camilan.
Substitutes
Pecan — 1:1 (berdasarkan volume, tukar langsung di resep apa pun). Pertukaran kacang klasik. Pecan dengan 72% lemak lebih manis dan kurang pahit dibanding walnut dengan 65% [USDA]. Walnut mengandung tanin pahit di kulitnya yang tidak dimiliki pecan [McGee]. Pecan bekerja sempurna di setiap resep walnut — memanggang, salad, topping, dan granola — dengan hasil yang lebih lembut dan buttery.
Almond — 1:1 (berdasarkan volume, almond lebih tahan bentuk saat dipanggang). Almond memiliki 21g protein dan 49% lemak dibanding walnut dengan 15g protein dan 65% lemak, menjadikannya lebih keras dan kurang berminyak [USDA]. Walnut kaya akan omega-3 ALA tak jenuh ganda sementara almond terutama tak jenuh tunggal [USDA]. Almond lebih lembut, renyah, dan cocok untuk sebagian besar resep walnut.
Kacang Brasil — 1:1 (berdasarkan berat, cincang kacang Brazil seukuran walnut). Kacang Brazil adalah sumber makanan selenium terkaya di dunia dengan 1917 mikrogram per 100g — lebih dari 3000% nilai harian [USDA]. Dengan 67% lemak, lebih creamy dari walnut dengan 65%. Cincang seukuran walnut untuk distribusi merata; batasi konsumsi 2-3 butir per hari karena kandungan selenium yang ekstrem [FDA].
Hazelnut — 1:1 (berdasarkan berat, dicincang atau utuh, lebih baik dipanggang). Hazelnut sedikit lebih manis dan kurang pahit dibanding walnut, menjadikannya luar biasa untuk baking dan pencuci mulut. Walnut mengandung 15g protein dan 65% lemak, didominasi asam alfa-linolenat tak jenuh ganda (omega-3), dengan tanin pahit terkonsentrasi di kulitnya [USDA]. Hazelnut memiliki profil aroma yang lebih harum dari filbertone dan berpasangan klasik dengan cokelat [McGee]. Panggang hazelnut dan kupas kulitnya untuk menggantikan walnut dengan baik dalam brownies, banana bread, dan salad.