Kacang pohon yang ringan dan serbaguna. Digunakan utuh, irisan, atau serut untuk kue, salad, dan camilan.
Substitutes
Kacang mete — 1:1 (berdasarkan berat atau volume, kepadatan serupa). Kacang mete memiliki 18g protein dan 44% lemak dibanding almond dengan 21g protein dan 49% lemak per 100g [USDA]. Mete lebih halus saat diblender karena kandungan pati yang lebih tinggi [McGee]. Hampir identik dalam memanggang, camilan, dan memasak dengan profil yang sedikit lebih creamy dan lembut.
Kenari — 1:1 (berdasarkan volume, cincang seukuran). Walnut mengandung 65% lemak dengan asam alfa-linolenat omega-3 tak jenuh ganda yang tinggi, dibanding almond dengan 49% lemak terutama tak jenuh tunggal [USDA]. Tanin di kulit walnut menciptakan sedikit rasa pahit [McGee]. Cocok untuk salad, memanggang, dan granola dengan profil rasa yang lebih earthy.
Pecan — 1:1 (berdasarkan volume, pecan lebih lembut jadi sesuaikan untuk kerak). Pecan adalah kacang pohon dengan lemak tertinggi sebesar 72%, terutama asam oleat tak jenuh tunggal, dibanding almond dengan 49% [USDA]. Ini memberikan tekstur buttery yang meleleh di mulut, ideal untuk dessert. Pengganti yang sangat baik dalam pie, praline, dan kue panggang dengan mouthfeel yang lebih kaya.
Hazelnut — 1:1 (berdasarkan berat, sangrai hazelnut untuk rasa terbaik). Hazelnut mengandung 61% lemak dan aromanya yang khas berasal dari filbertone, senyawa keton unik [USDA][McGee]. Dengan 15g protein per 100g, sedikit lebih rendah dari almond dengan 21g. Klasik dalam pastry Eropa dan paduan cokelat seperti gianduja dan praline.
Pistachio — 1:1 (berdasarkan berat, kupas pistachio terlebih dahulu). Pistachio menyediakan 20g protein dan 45% lemak per 100g, mendekati almond dengan 21g [USDA]. Warna hijaunya berasal dari pigmen klorofil dan lutein yang tersimpan di biji [USDA]. Menambahkan daya tarik visual khas pada kue panggang, es krim, dan hidangan penutup Timur Tengah.